Tuesday, April 26, 2011

Murobahah emas BMT | BMT Albarkah - Menjaga Semua Transaksi ...



Assalaamu 'alaikum wr.wb

saya darman dari bandung sy sangat mendukung berdirinya bmt albarkah yg mempunyai tujuan mengembalikan jual beli secara sari'at agama. menghidup2kan kembali dinar sebagai alat tukar yg digunakan pada jaman rosulluloh saw.

dari awalpun saya sudah tertarik dengan sistem investasi dinar albarkah, dengan saya ajukan murobahah dinar 30keping dengan bermodal DP 20% Rp 10.212.011 karna saat itu ( tgl 9 maret 2011 ) harga dinar perkeping Rp. 1.702.000,-. pada awalnya saya menabung di albarkah yang saya alihkan menjadi DP itu direncanakan untuk biaya keberangkatan ibadah haji saya tahun 2012, namun dengan izin alloh swt, saya dipercepat untuk berangkat haji insya alloh tahun ini. maka saya tutup murobahah emas sy karena untuk melunasi biaya keberangkatan haji.

tapi alhamdulilah setelah sy tutup murobahah emas saya yg baru berjalan 1 bulan saya mendapatkan keuntungan 2% dari modal yg saya keluarkan setelah dikurangi sisa angsuran dan ijaroh 1,25% dari total murobahah saya. sewaktu sy menutup murobahah emas saya harga dinar perkeping Rp. 1.741.000,- dengan modal Rp. 10.212.000 mendapat keuntungan dr kenaikan harga emas Rp 180.000,- ,yang dalam perkiraan saya rugi karna baru berjalan 1 bulan sudah sy tutup. tapi alhamdulilah DP saya kembali 100% ada tambahah Rp 180.000,-. saya kira ini adalah investasi yg sangat aman dan menguntungkan.

Jazaa kumullohu khoiroo..BMT albarkah semoga bmt tambah berkambang lancar dan barokah. amin



SOLUS I KEUANGAN ANDA , | Pasang Iklan Gratis | topiklan




Monday, April 25, 2011

Belajar SAP FI/CO (Financial and Controlling) « masih belajar



Di dunia accounting, systems pelaporan pada dasarnya dibedakan menjadi 2 bagian besar; management accounting dan financial accounting. Keduanya mempunyai objective yang berbeda dan cara pengukuran dan standard yang berbeda.
Management accounting (controlling) itu deal dengan systems performance, pengukuran seberapa efektif suatu systems. Standardnya ditentukan sendiri oleh user, terserah bagaimana user menghitung dan men-set up standardnya, bisa berbeda2 antara satu company dengan company yang lain.

Sedangkan financial accounting, adalah systems pelaporan keuangan yang nantinya akan diberikan kepada pihak ketiga. Kalo di sini, standardnya udah di tentukan, jadi bakalan sama cara penghitungannya di semua company.
Financial accounting sebagai alat komunikasi antar data keuangan/aktivitas perusahaan dengan pihak-pihak yang berkepentingan dengan data-data/aktivitas tersebut. Setiap perusahaan mempunyai Financial report yang bertujuan menyediakan informasi yang menyangkut posisi, keuangan, kinerja serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pengguna informasi dalam pengambilan keputusan secara ekonomi. Financial report harus disiapkan secara periodik untuk pihak-pihak yang berkepentingan antara lain, masyarakat dan pemerintah, pemasok dan kreditur, pemilik, manajer perusahaan, investor, pelanggan dan karyawan.Kreditur menggunakan data keuangan untuk mengevaluasi kemampuan perusahaan dalam membayar kembali hutang dan bunganya. Pemilik perusahaan menggunakan data keuangan perusahaan untuk menaksir kondisi keuangan perusahaan dan memutuskan apakah sahamnya dijual atau ditahan. Sedangkan manajemen perusahaan memperhatikan dan memenuhi segala peraturan penyusunan laporan keuangan.

Sistem aplikasi SAP terdiri dari sejumlah modul yang terintegrasi penuh, dan menjangkau seluruh aspek dalam manajemen bisnis. Sistem SAP dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat dari organisasi komersial maupun non-komersial yang menginginkan tercapainya efektivitas dan efisiensi dalam berorganisasi.

Modul-modul Financial dan Controlling yang terdapat didalam SAP sbb:
1. FI-Financial Accounting, Software bisnis SAP ditujukan untuk menyediakan pengukuran secara kontinu terhadap profitabilitas perusahaan. Modul FI juga mengukur kinerja keuangan perusahaan, berdasarkan pada data transaksi intenal maupun eksternal.Modul FI menyediakan dokumen keuangan yang mampu melacak (mengaudit) setiap angka yang terdapat dalam suatu laporan keuangan hingga ke data transaksi awalnya.
2. CO-Controlling, Fungsi dari modul CO adalah untuk mendukung empat kegiatan operasional: Pengendalian capital investment, Pengendalian aktivitas keuangan perusahaan, memonitor dan merencanakan pembayaran, Pengendalian pendanaan terhadap procurement, pengadaan dan penggunaan dana di setiap area, Pengendalian biaya dan profit berdasarkan semua aktivitas perusahaan
3. IM-Investment Management, Fungsi dari modul IM ini overlapping dengan fungsi yang dijalankan oleh modul TR, namun modul IM lebih spesifik ditujukan untuk menganalisis kebijakan investasi jangka panjang dan fixed assets dari perusahaan dan membantu manajemen dalam membuat keputusan.
4. EC-Enterprise Controlling, Tujuan dari modul EC adalah untuk memberikan akses bagi Enterprise Controller kepada Information Warehouse mengenai hal-hal berikut: Kondisi keuangan perusahaan- Hasil dari perencanaan dan pengendalian perusahaan, Investasi, Maintenance dari aset perusahaan, Akuisisi dan pengembangan SDM perusahaan, Kondisi pasar yang berkaitan dengan pengambilan keputusan, seperti ukuran pasar, market share, competitor performance, Faktor-faktor struktural dari proses bisnis, seperti struktur produksi, struktur biaya, financial accounting dan profitability analysis.
5.TR-Treasury, Modul TR berfungsi untuk mengintegrasikan antara cash management dan cash forecasting dengan aktivitas logistik dan transaksi keuangan.

==
Pusat Studi ERP Indonesia
http://www.ERPweaver.com


Heni's BLOG: How to get "laporan keuangan" dalam idx..



klick now......

http://202.155.2.90/_dl.asp?cmd=dl&id=undefined&TODIR=&CURDIR=/Corporate_Actions/New_Info_JSX/Jenis_Informasi/01_Laporan_Keuangan/02_Soft_Copy_Laporan_Keuangan/

 Lets................!!!!!!!!!!!!


Manajemen Keuangan Rumah Tangga | Arti Nama Blog



Manajemen Keuangan Rumah Tangga

April 25th, 2011

Rumah tangga sebagai organisasi terkecil yang terdiri dari suami, isteri dan anak-anak, merupakan unit keuangan yang terkecil. Pada intinya mengelola keuangan rumah tangga tidak ada bedanya dengang mengelola keuangan di perusahaan yang berskala kecil atau besar. Pada masa-masa pertama menjalani rumah tangga akan mengalami sedikit kesulitan dalam mengatur keuangan rumah tangga, sehingga tak jarang berakibat … Readmore Detail Article this is Manajemen Keuangan Rumah Tangga

Artikel Terkait:

Contoh Artikel Manajemen Keuangan
Untuk membuat sebuah artikel kita tidak harus menjelaskan sesuatu secara rinci dan spesifik apabila hanya untuk tulisan atau konten di blog. Karena konten blog beda dengan karya ilmiah atau karangan...

Bisnis MLM Yang Bisa Di Jalankan Di Rumah
Bisnis Multi Level Marketing atau MLM belakangan ini memang banyak dijadikan sebagai salah satu alternatif dalam mencari penghasilan tambahan karena bisnis MLM mudah dijalankan tanpa menyita waktu....

Manajemen Strategi Bisnis Online
Yes, tentunya manajemen Strategi bisnis online adalah salah satu faktor yang akan menentukan sukses apa tidaknya bisnis online yang dijalankan. Salah satu manajemen strategi bisnis online yang sangat...

Artikel Manajemen Perusahaan Yang Cocok Untuk Konten Blog Bisnis
Artikel manajemen perusahaan adalah salah satu ide baru untuk konten blog bisnis adsense kita, karena yang mencari manajemen perusahaan lumayan banyak loh. Nah, artikel manajemen perusahaan yang...

Artikel Manajemen Pendidikan Bisnis Online Mr Action
Artikel manajemen pendidikan bisnis online yang ada di mr action club adalah kumpulan artikel bagaimana memanage bisnis online yang anda jalankan. Artikel manajemen pendidikan bisnis online yang ada...

Tags: , , , 0 Comments 2 views

Cari Informasi yang berhubungan dengan: Manajemen Keuangan Rumah Tangga. Atau cari juga di internet informasi dengan kata kunci ini: keuangan, manajemen, rumah, tangga

Related Blog:

Penawaran | Produk Bisnis Internet, dengan judul Manajemen Keuangan Rumah Tangga, ringkasan isi: Rumah tangga sebagai organisasi terkecil yang terdiri dari suami, isteri dan anak-anak, merupakan unit keuangan yang terkecil. Pada intinya mengelola keuangan rumah tangga tidak ada bedanya dengang...

Artikel Manajemen, dengan judul Contoh Artikel Manajemen Keuangan, ringkasan isi: Untuk membuat sebuah artikel kita tidak harus menjelaskan sesuatu secara rinci dan spesifik apabila hanya untuk tulisan atau konten di blog. Karena konten blog beda dengan karya ilmiah atau karangan...

Contoh Artikel | Usaha | Bisnis, dengan judul Contoh Laporan Keuangan Pak Joko Dipajang Di Web Formula Bisnis, ringkasan isi: Apabila anda berkunjung ke webnya pak joko di FormulaBisnis.Com. Anda akan melihat contoh laporan keuangan pak joko dipajang dengan jelas disana. Sekarang timbul pertanyaan mengapa pak joko memasang...

Peluang Bisnis | Blog Berbagai Informasi Peluang Bisnis, dengan judul Contoh Laporan Keuangan Pak Joko Dipajang Di Web Formula Bisnis, ringkasan isi: Apabila anda berkunjung ke webnya pak joko di FormulaBisnis.Com. Anda akan melihat contoh laporan keuangan pak joko dipajang dengan jelas disana. Sekarang timbul pertanyaan mengapa pak joko memasang...

Artikel Manajemen | Artikel Informasi Bisnis dan Pemasaran, dengan judul Contoh Laporan Keuangan Pak Joko Dipajang Di Web Formula Bisnis, ringkasan isi: Apabila anda berkunjung ke webnya pak joko di FormulaBisnis.Com. Anda akan melihat contoh laporan keuangan pak joko dipajang dengan jelas disana. Sekarang timbul pertanyaan mengapa pak joko memasang...

Manajemen Keuangan Rumah Tangga
Bookmark and Share


Sunday, April 24, 2011

keuangan LSM » Financial Audit Services – British Council & DFID



REQUEST FOR PROPOSAL

  • For the Financial Audit Services to the British Council (Grant Manager)
  • For the DFID Support to Climate Change in Indonesia (114437)

TERMS OF REFERENCE / STATEMENT OF SCOPE OF WORK

BACKGROUND

An Accountable Grant Arrangement, dated on 22 June 2009, was signed between the British Council and the Department of International Development (DFID) regarding DFID Support to the Government of Indonesia in Climate Change Programming, where the British Council was agreed as the Grant Manager of the project. The Beneficiaries of the grant include National Development Planning Agency (Bappenas), the Government Investment Unit (PIP) of the Ministry of Finance, and the National Council on Climate Change â€" Indonesia (DNPI). The British Council’s role as the Grant Manager in this project is to manage technical and procurement input for the implementation of Climate Change Programming conducted by the above mentioned beneficiaries. Regarding the grant and project duration, initially, the DFID has been prepared to make a grant not exceeding £850,000 (Eight Hundred and Fifty Thousands Pound Sterling). Following discussion and agreement by both DFID and the British Council and due to increasing demand for support regarding the project, the end date of the agreement has been extended to 31 December 2010 and the initial amount of grant has also been replaced by the figures and words “1,507,000 GBP (One Million and Five Hundred Seven Thousand Pound Sterling). As per recent amendment of the agreement, the grant is for financing activities of Climate Change Programming of 3 (three) beneficiaries and is aimed at financing other DFID-supported activities and events as necessary. These Terms of Reference describe the activities to be undertaken by an independent auditor in order to carry out the annual financial audit.

OBJECTIVES / PURPOSES OF THE AUDIT

The overall objectives of the Audit are:

  1. To enable the auditor to express an opinion on the effectiveness of the project’s financial statements / reports, the operation of the overall financial management system including internal control and compliance with financing agreement
  2. To determine whether or not the claims made on DFID, as recorded in the financial statement, were in accordance with the British Council conditions/ procedures, supported and approved by appropriate documentation;
  3. To determine whether or not the all necessary supporting documents, records, and accounts including but not limited to the Fixed Asset Register for all significant fixed asset procured using DFID funds have been kept in respect to all project ventures;
  4. To provide project management with timely information on financial aspects of the project;
  5. To produce Auditor’s certification confirming the total income and expenditure in respect of the DFID grant for this project.

The audit should cover the period of 1 April 2010 â€" 30 April 2011, i.e.covering all sources and application of funds by all implementing agencies.The auditor can visit the various implementation units and other agencies as considered necessary for the audit.

SCOPE OF AUDIT PERIOD OF FINANCIAL REPORT

The Auditor shall provide review service of financial transactions from 1April 2010 â€" 30 April 2011 and determine whether the statement of expenditure prepared by the British Council is fairly presented in all material respects in relation to the financial statements taken as a whole and is in conformity with GAAP.

AUDIT APPROACH

The auditors’ work should include sufficient tests to establish whether:

  1. An adequate budgetary control system is in place to monitor actual expenditure against budget lines on a regular basis and to take effective remedial action as necessary, with adequate segregation of duties in the maintenance and review of accounts and the performance of reconciliations;
  2. Expenditure of DFID funds managed by the British Council has been disbursed and used in accordance with the DFID Accountable Grant and other relevant agreements, and only for the purposes for which the funds were provided;
  3. Goods and services financed by DFID funding have been procured in accordance with the relevant British Council procedures and with due regard to agreed procurement best practice;
  4. Inventories and assets registers are complete and accurate and the existence and ownership of assets and stock is regularly verified by physical checks to ensure that they are being used for the intended purposes of the project;
  5. Records of transactions include accurate information regarding any variations in currency exchange rates, where relevant;
  6. Expenditure of project funds has been approved at the correct level of delegated authority.  This includes initial approval to incur expenditure and the payment of claims, invoices, salaries, allowances and any other items of expenditure charged to the project budget.

PROJECT FINANCIAL STATEMENT

The project financial statement should include:

  1. A Summary of Sources & Uses of Funds showing the sources of DFID funds and the uses of funds by disbursement category, showing expenditures of the project under each of the main project component and sub-component headings, both for the current fiscal year and accumulated to date;
  2. A separate note of any ineligible expenditure identified during the review;
  3. As an annex to the Project Financial Statements, the auditor should prepare reconciliation between the amounts shown as received by the project from DFID and that confirmed as being disbursed by DFID. As part of that reconciliation, the auditor should indicate the mechanism for the disbursement e.g. direct/ indirect reimbursement, direct/indirect expenditures.

AUDIT REPORT

The audit report should be submitted by 23 May 2011; and should be prepared in English to the British Council.

MANAGEMENT LETTER

In addition to the audit reports, the auditor will prepare a “management letter,” in which the auditor will:

  1. Give comments and observations on the accounting records, systems, and controls that were examined during the course of the audit; and identify specific deficiencies and areas of weakness in systems and controls and make recommendation for their improvement;
  2. Communicate matters that have come to attention during the audit which might have a significant impact on the implementation of the project; and
  3. Any other matters that the auditors considers pertinent.

GENERAL

The auditor should be given access to all legal documents, correspondence, and any other information associated with the project and deemed necessary by the auditor.

LOCATION AND TIME LINE OF AUDIT

The Contractor shall conduct the audit at the British Council Indonesia at Indonesia Stock Exchange Building, Tower II, 16th Floor, Jl.Jenderal.Sudirman Kav.52-53, Jakarta Selatan 12190, Indonesia. Time line for audit:

  1. Announcement of request for proposal : 21 April 2011
  2. Proposals received by British Council on not later than 2 May 2011, 10 AM ( West Indonesia Time)
  3. Contract Award on 6 May 2011
  4. Audit field work (started by kick off meeting on the first day) 10 â€" 16 May 2011
  5. Report received by British Council by 23 May 2011
  6. Report submitted to DFID on 26 May 2011

CONTRACT TYPE
The amount in the contract is all inclusive including VAT and all related expenses.

PROPOSAL SUBMISSION
Prospective bidders shall submit one hard copy of their proposal by mail and or one soft copy by email to British Council Indonesia to the following name and address:

Puti Medina Indasari
Programme Assistant
The British Council Indonesia
Indonesia Stock Exchange Building, Tower II, 16th Floor
Jl.Jenderal.Sudirman Kav 52-53
Jakarta 12190, Indonesia

Email: puti.medina@britishcouncil.or.id, and copy to:
1.    Ari.Sutanti@britishcouncil.or.id;
2.    Mark.Crossey@britishcouncil.or.id

DEADLINE OF SUBMISSION

The proposal must be submitted not later than 2 May 2011, 10 AM (West Indonesia Time)
Prospective bidders shall ensure their proposals contain the following:

  • Proposed plan of audit procedures/activity to be delivered within 1 week
  • Estimated number of personnel involved
  • Proposed service fee/quotation for the service
  • Company Profile and Portfolio with references (incl. contact names and phone numbers)
  • Resume/CV’s of personnel to be involved in the service.

PROPOSAL REVIEW
Your proposal will be reviewed based on completeness of information we requested, the value for quality service offered, the audit work timeframe and the professional credentials of the personnel involved.

Related Posts:

  • No Related Posts

Direktur Keuangan Elnusa Dipecat | Berita Ekonomi Terkini



Dia diduga membobol rekening PT Elnusa Tbk Rp161 miliar.


Perkembangan Perekonomian Masa Depan | Indri93's Blog



Masa Depan Perekonomian Indonesia Pasca Krisis Global

Kajian perdana Lingkar Studi Ekonomi Syariah (LiSEnSi) pada semester genap ini menghadirkan Ali Sakti, S.E., M.Ec. (Junior Researcher Bank Indonesia) sebagai pembicara. Tema yang diusung oleh Departemen Keilmuan dan Riset adalah mengenai “Masa Depan Perekonomian Indonesia Pasca Krisis Global”. Acara yang dilaksanakan di Masjid Al-Jami’ah pada hari Sabtu (14/03) ini dihadiri sekitar 25 orang.
Sejalan dengan tema yang diangkat, Ali Sakti memberikan perkembangan terbaru bdiang ekonomi-politik. Ketika mendapat tugas untuk membuat presentasi mengenai rancangan ekonomi syariah untuk membantu meningkatkan perekonomian syariah di hadapan Dewan Penasihat Presiden, rancangan tersebut, Insya Allah, akan dilanjutkan kepada Presiden SBY.
Pada awal kampanye dan pemerintahan SBY, pemerintah memiliki tiga visi utama untuk meningkatkan perekonomian negara, yakni pro-growth, pro-job, dan pro-poor. Menurut Ali Sakti, ketiga visi tersebut sudah cukup sesuai dengan tujuan ekonomi syariah. Perbedaan hanya terletak pada penempatannya, karena yang harus diutamakan adalah pro-poor. Ketika kebutuhan dasar masyarakat sudah terpenuhi dan jumlah kemiskinan berkurang, langkah selanjutnya adalah penciptaan pekerjaan. Sedangkan pro-growth pada akhirnya akan meningkat secara “otomatis” karena merupakan dampak dari peningkatan dua hal pertama. Selain faktor ekonomi, faktor warisan kebudayaan juga memiliki faktor terhadap peningkatan stabilitas ekonomi Indonesia. Seperti ramah tamah, murah senyum, dan gotong royong.
Terlepas dari itu semua, permasalahan ekonomi Indonesia juga terlihat cukup kompleks. Mulai dari jumlah pengangguran yang semakin meningkat, disparitas pendapatan di masyarakat, kurangnya etika berekonomi dan pengetahuan manajemen. Namun Indonesia masih memiliki sumber daya alam yang melimpah dan potensial pasar yang cukup besar. Bersesuaian dengan hal itu, visi ekonomi syariah juga sejalan untuk memecahkan permasalahan di atas, yaitu ekonomi yang beretika, good corporate governance, transparan dan mendukung real sector.
Program Pembangunan Jangka Panjang (PJPP) yang dibuat pemerintah hingga tahun 2025 memiliki beberapa tujuan seperti peningkatan sektor pertanian dan pertambangan, angka kemiskinan di bawah 5%, pendapatan perkapita USD 6000, hingga kemandirian pangan. Lalu yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana peran atau kontribusi ekonomi Islam untuk mendukung program jangka panjang pemerintah tersebut?
Di antara langkah yang harus diambil pemerintah adalah dengan membangun sistem dan sektor sosial syariah. Selain itu juga perlunya perluasan jaringan perdagangan yang intensif dengan negara-negara Muslim. Hal ini mengingat bahwa pemerintah sudah terlalu lama bekerja sama (baca: memohon bantuan) dengan negara atau organisasi dari Barat, seperti IMF. Selain hal tersebut, hal yang paling mendasar adalah menciptkan sistem pendidikan dengan basis ilmu dan yang terpenting moral. Sehingga nantinya akan terbangun sistem keuangan syariah solid.
Sedangkan dalam Rancangan Program Jangka Menengah (RPJM) diperlukan revitalisasi pertanian, mengingat Indonesia yang dikenal sebagai negara agraris dengan jumlah petani sekitar 25 juta orang, memiliki potensi besar sehingga seharusnya tidak perlu lagi melakukan impor beras. Hal lain yang perlu diingat adalah pengembangan koperasi dan UMKM. Pada masa pascakrisis tahun 1998, sektor menengah perekonomian banyak yang beralih ke bidang UMKM. Hal tersebut ternyata mampu meningkatkan ketahanan UKM karena terciptanya transformasi ilmu manajemen yang baik. Selain itu diharapkan juga terciptanya iklim tenaga kerja yang baik.
Untuk mewujudkan dan mendukung program pemerintah tersebut, beberapa hal lain yang harus dilakukan di antaranya:
1. Amandemen UU Zakat; Optimalisasi fungsi Baznas sebagai regulator terhadap LAZ laiknya BI terhadap bank-bank di Indonesia; pembuatan RUU mengenai Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS); dan kebijakan Upah Minimun Regional (UMR) yang dioptimalkan dengan distribusi zakat yang baik.
2. Kerja sama perdagangan dan investasi dengan negara-negara Muslim khususnya di Timur Tengah.
3. Sinergi yang baik antara otoritas pendidikan dan agama (Diknas dan Depag); Program pendidikan di Perguruan Tinggi. Hal ini perlu dilakukan untuk menciptakan sumber daya insani yang tidak hanya berilmu tapi juga bermoral.
4. Perlu adanya bank syariah BUMN; Pengelolaan dana haji dan ziswaf; Tersusun dan teraplikasikannya sistem keuangan Indonesia termasuk sistem perpajakan yang kondusif; Rancangan Undang-Undang (RUU) sebagai landasan hukum aplikasi Lembaga Keuangan Syariah; Perbankan syariah sebagai salah satu sistem keuangan Indonesia.
Kita berharap pemerintah dengan konsisten menerima kontribusi dan menjalankan visi ekonomi syariah (Islam) untuk membantu peningkatan perekonomian Indonesia pasca krisis keuangan global dunia, dan lebih jauh untuk meningkatkan kemakmuran rakyat Indonesia. Hal itu akan membuktikan bahwa ekonomi syariah tidak hanya untuk umat Muslim saja, tapi sebagai rahmat bagi semesta alam (rahmatan lil ‘âlamîn). Wallâhua’lam.
Sumber: Lingkar Studi Ekonomi Syariah (LiSEnSi)


Saturday, April 23, 2011

EVAwall Andi: PRINSIP – PRINSIP INVESTASI




Direktur Keuangan PT Elnusa Ditangkap



VIVAnews - Direktur Keuangan PT Elnusa berinisial SN ditangkap petugas Fiskal, Moneter dan Devisa (Fismondev) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Dia diduga kuat melakukan pembobolan rekening PT Elnusa senilai Rp161 miliar. Dari tersangka polisi mengamankan satu mobil mewah jenis Hummer sebagai barang bukti.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi, Yan Fitri Halimansyah menegaskan, selain menangkap SE, pihaknya juga mengamankan lima tersangka lainnya, yakni IHB, Kepala Cabang Bank Mega Jababeka.

Selain itu petugas juga menangkap Komisaris PT Discovery berinisial AJ, Dirut PT Discovery berinisial IL, Karyawan PT Discovery berinisial Z, dan RL (broker) yang merupakan buron dalam kasus pembobolan dana Pemkab Aceh di Bank Mandiri Cabang Jelambar, Jakarta Barat.

"Para tersangka dijerat dengan pasal penggelapan jabatan, perbankan dan money laundry," katanya saat dihubungi VIVAnews.com, Sabtu 23 April 2011.

Yan Fitri menjelaskan, modus yang dilakukan tersangka adalah dengan mencairkan deposito milik PT Elnusa senilai Rp161 miliar yang tersimpan di Bank Mandiri. Setelah itu, rekening PT Elnusa dipindah bukukan ke rekening lain di Bank Mega dengan alasan untuk investasi. Namun dana itu malah digunakan untuk kepentingan pribadi para tersangka.

"Jadi Direktur Keuangan PT Elnusa memalsukan tanda tangan Direktur Utama PT Elnusa berinisal E untuk aplikasi pencairan deposito," jelasnya.

Ditambahkan Yan, dari tersangka petugas menyita barang bukti berupa satu unit mobil Hummer, Honda Odyssey, Honda Jazz, Honda CRV, Toyota Fortuner, uang senilai Rp2 miliar dan uang 34.400 US Dollar.

"Keenam tersangka kita sudah kita tahan," ujarnya mengakhiri perbincangan. (eh)

• VIVAnews

IAI : Kurikulum Program Studi Akuntansi Perlu Direvisi | kabarberita



Yogyakarta (ANTARA News) â€" Kurikulum program studi akuntansi perlu direvisi dengan memasukkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik dalam perkuliahan, kata Ketua Ikatan Akuntansi Indonesia Efraim Ferdinand Giri.


“Salah satu alasan penting dimasukkannya Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAKETAP) dalam perkuliahan adalah pemberlakuan standar itu membuka lapangan kerja bagi lulusan program studi akuntansi,” katanya di Yogyakarta, Sabtu.


Menurut dia pada “Pengaruh Diwajibkannya SAKETAP terhadap Pelaporan Keuangan”, saat ini jumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia mencapai 52 juta dibandingkan dengan perusahaan besar yang hanya sekitar 350.000.


“Permasalahannya, tidak ada laporan yang jelas dari setiap UMKM, termasuk rendahnya kemampuan teknis pembukuan karena masih menggunakan SAK umum. Padahal, UMKM merupakan salah satu faktor penguat ekonomi di Indonesia,” katanya.


Ia mengatakan, lapangan kerja bagi lulusan program studi akuntansi dapat dilihat dari dibutuhkannya ahli dalam penyusunan laporan keuangan. Begitu pula dalam pengauditan laporan keuangan UMKM.


“Hal itu tentu juga berdampak pada dibutuhkannya tenaga dalam perpajakan. Jadi, kebutuhan akuntan cukup banyak jika melihat jumlah UMKM yang ada,” katanya.


Menurut dia, SAKETAP memang perlu dimasukkan dalam program studi akuntansi karena perbedaannya dengan SAK umum yang selama ini dipelajari di perkulaihan. SAKETAP jauh lebih pendek dan ringkas, tetapi perlu diketahui oleh setiap mahasiswa termasuk mengenai kepatuhan terhadap standar tersebut.


SAKETAP memang diharapkan menuai hasil positif bagi berjalannya UMKM. SAKETAP diharapkan mendorong peningkatan perekonomian negara.


“Dalam hal ini UMKM yang menggunakan SAKETAP akan dipercaya sebagai bisnis yang berbasis pada standar sehingga memudahkan pendanaan dan transparansi usaha bisnis UMKM,” katanya.(*)


(L.B015*H010/H008)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com


Friday, April 22, 2011

Premi Baru Prudential Tumbuh 60,3 Persen | Prufuture | Solusi ...



Perusahaan asuransi jiwa Prudential Indonesia selama tahun 2010 meraih pertumbuhan premi baru yang fantastis, sebesar 60,3 persen menjadi Rp 5,17 triliun.

Saat ini, Prudential memiliki nasabah sebanyak 1,1 juta pemegang polis yang dilayani oleh 85.000 tenaga pemasaran. Total asetnya mencapai Rp 25,14 triliun, sementara total dana kelolaan sebesar Rp 23,3 triliun.

sumber http://bisniskeuangan.kompas.com

Share

ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA ...



Analisis Pendapatan Nasional Untuk Perekonomian Tertutup Sederhana dan Pertumbuhan Ekonomi

A. Pendapatan Nasional Dengan Perekonomian Tertutup Sederhana Dua Sektor
adalah Produk Nasional Neto dikurangi pajak tak langsung ditambah subsidi . Jumlah inilah yang diterima faktor produksi yang dimiliki penduduk suatu negara . Pendapatan Nasional dengan Perekonomian Tertutup Sederhana Dua Sektor merupakan penjumlahan dari lima hal , yaitu:

a. Upah atau gaji yang diterima buruh atau karyawan
b. Pendapatan dari seseorang yang melakukan bisnis individu (bukan perusahaan)
c. Keuntungan perusahaan
d. Pendapatan bunga selisih dari perusahaan
e. Pendapatan sewa

B. Model Analisis Dengan Variabel Investasi dan Tabungan

adalah pengeluaran yang akan digunakan untuk memproduksi barang dan jasa yang lebih banyak lagi , atau dengan kata lain merupakan pengeluaran yang ditambahkan kepada komponen-komponen barang modal .

Tujuan dari pelaksanaan model analisis dengan variabel investasi tabungan ini adalah mencari keuntungan di kemudian hari melalui pengoperasiaan mesin dan pabrik .
Analisis keuangan pemerintah biasanya mencakup 4 aspek sebagai berikut, yaitu :

Ø Operasi keuangan pemerintah dalam hubungan dengan defisit / surplus anggaran dan sumber-sumber pembiayaannya;

Ø Dampak operasi keuangan pemerintah terhadap kegiatan sektor riil melalui pengaruhnya terhadap Pengeluaran Konsumsi dan Pembentukan Modal Tetap Domestik Bruto (PMTDB) pemerintah;

Ø Dampak rupiah operasi keuangan pemerintah atau pengaruh operasi keuangan pemerintah terhadap ekspansi bersih pada jumlah uang yang beredar;

Ø Dampak Valuta Asing operasi keuangan pemerintah atau pengaruh operasi keuangan pemerintah terhadap aliran devisa masuk bersih.

Terdapat sumber data untuk memperkirakan Investasi dan Tabungan Nasional, yaitu :
Ø Data Produk Domestik Bruto atas dasar harga berlaku menurut penggunaan [lihat tabel III dan III.1]
Ø Neraca Arus Dana yang digunakan oleh tim gabungan B.P.S., Bank Indonesia, dan Departemen Keuangan.

Dalam menganalisis pertumbuhan Produk Domestik Bruto terlihat adanya kecenderungan untuk lebih menggunakan data Produk Domestik Bruto menurut penggunaan. Kalau kita menganggap bahwa perkiraan Investasi dan Tabungan Nasional Bruto yang dihasilkan oleh Tim Gabungan B.P.S., Bank Indonesia, dan Departemen Keuangan lebih mendekati kebenaran, maka seyogyanya data statistik Produk Domestik Bruto menurut penggunaan yang dipublikasikan oleh B.P.S. perlu diperbaiki.

C. Angka Pengganda

Ada beberapa pengertian dari angka pengganda uang yaitu Money Multiplier atau angka pengganda uang adalah merupakan proses pasar yaitu penyesuaian antara permintaan dan penawaran uang. Dari pengertian diatas dapat dijelaskan bahwa angka pengganda uang atau money multiplier ada hubungannya dengan cadangan dollar, sistem perbankan
dengan kurs dollar “Money Multiplier the monetary base”.

Monetary base (uang primer) adalah jumlah uang kartal ditambah cadangan bank. Jika monetary base naik, maka uang kartal dan cadangan bank juga naik. Sedangkan jika cadangan bank naik maka dapat menciptakan pinjaman dan tambahan uang yang beredar. Money Multiplier adalah proses penciptaan uang secara sederhana oleh bank umum.
Nilai koefisien angka pengganda uang tergantung pada nilai dari uang kartal dan cadangan bank. Semakin kecil nilai dari rasio tersebut, semakin besar nilai koefisien angka pengganda uang.

Nilai uang kartal yang rendah berarti masyarakat lebih suka menyimpan uang tunainya di bank daripada di rumah. Selanjutnya nilai cadangan bank yang rendah berarti lebih banyak uang giral yang bisa diciptakan dari setiap rupiah uang inti yang dipegang bank. Bagian dari jumlah uang beredar yang dipegang masyarakat dalam bentuk uang tunai merupakan pencerminan kehendak dan perilaku masyarakat Menurut Friedman, terdapat lima faktor yang menentukan permintaan akan uang yaitu:

1.Kegunaan atau manfaat persediaan uang (money balance)
2. Tingkat harga
3.Tingkat pendapatan riil
4. Sukubunga
5.Tingkat perubahan dalam tingkat harga

Terdapat tiga pelaku utama dalam pasar uang menurut perannya dalam
proses penciptaan uang, yaitu:

1. Otorita Moneter (bank sentral dan pemerintah)

Otorita moneter mempunyai peran utama sebagai sumber awal terciptanya uang beredar. Kelompok ini merupakan sumber penawaran uang kartal yang menjadi sumber untuk memenuhi permintaan masyarakat akan uang, disisi lain juga merupakan sumber penawaran uang (dikenal sebagai reserve hank) yang dibutuhkan oleh lembaga-lembaga keuangan. Dengan demikian uang kartal (currency) dan cadangan bank adalah uang inti atau uang primer.

2. Lembaga Keuangan (bank dan bukan bank)

Lembaga keuangan dapat berbentuk bank atau bukan bank. Peran utama
kelompok ini adalah sebagai sumber penawaran uang giral (demand
deposit), deposito berjangka (time deposit), simpanan tabungan (saving
deposit) serta aktiva-aktiva keuangan lain yang dibutuhkan masyarakat.
Seluruh jenis penawaran tersebut dikenal juga sebagai uang sekunder.

3. Masyarakat (rumah tangga dan produsen)

Masyarakat sebagai pelaku pasar uang ketiga dapat diartikan sebagai konsumen akhir uang yang tercipta. Uang yang diperoleh dalam hal ini dapat digunakan untuk memperlancar kegiatan-kegiatan produksi,
konsumsi, dan pertukaran.

D. Hubungan antara pertumbuhan ekonomi, inflsi dan pengangguran

Salah Satu masalah jangka pendek dalam ekonomi yaitu inflasi, pengangguran dan neraca pembayaran.
Inflasi (inflation) adalah gejala yang menunjukkan kenaikan tingkat harga umum yang berlangsung terus menerus.

Ada tiga jenis inflasi yaitu:

1) inflasi tarikan permintaan (demand-pull inflation)
2) inflasi desakan biaya (cost-push inflation)
3) inflasi karena pengaruh impor (imported inflation).

Tingkat inflasi yang terjadi dalam suatu negara merupakan salah satu ukuran untuk mengukur baik buruknya masalah ekonomi yang dihadapi suatu negara. Bagi negara yang perekonomiannya baik, tingkat inflasi yang terjadi berkisar antara 2 sampai 4 persen per tahun.

Tingkat inflasi yang berkisar antara 2 sampai 4 persen dikatakan tingkat inflasi yang rendah. Selanjut tingkat inflasi yang berkisar antara 7 sampai 10 persen dikatakan inflasi yang tinggi.
Didasarkan pada fakta itulah A.W. Phillips mengamati hubungan antara tingkat inflasi dan tingkat pengangguran. Dari hasil pengamatannya, ternyata ada hubungan yang erat antara inflasi dengan tingkat pengangguran, dalam arti jika inflasi tinggi, maka pengangguran akan rendah. Hasil pengamatan Phillips ini dikenal dengan kurva Phillip.

Kurva Philip

Masalah utama dan mendasar dalam ketenagakerjaan di Indonesia adalah masalah upah yang rendah dan tingkat pengangguran yang tinggi. Hal tersebut disebabkan karena, pertambahan tenaga kerja baru jauh lebih besar dibandingkan dengan pertumbuhan lapangan kerja yang dapat disediakan setiap tahunnya.

Pertumbuhan tenaga kerja yang lebih besar dibandingkan dengan ketersediaan lapangan kerja menimbulkan pengangguran yang tinggi. Pengangguran merupakan salah satu masalah utama dalam jangka pendek yang selalu dihadapi setiap negara. Karena itu, setiap perekonomian dan negara pasti menghadapi masalah pengangguran, yaitu pengangguran alamiah (natural rate of unemployment).

Untuk menggambarkan kurva Phillips di Indonesia digunakan data tingkat inflasi tahunan dan tingkat pengangguran yang ada. Data digunakan adalah data dari tahun 1980 hingga tahun 2005. Berdasarkan hasil pengamatan dengan data yang ada, maka kurva Phillips untuk Indonesia terlihat seperti gambar berikut :


Kurva Phillips untuk Indonesia
A.W. Phillips menggambarkan bagaimana sebaran hubungan antara inflasi dengan tingkat pengangguran didasarkan pada asumsi bahwa inflasi merupakan cerminan dari adanya kenaikan permintaan agregat. Dengan naiknya permintaan agre-gat, maka sesuai dengan teori permintaan, jika permintaan naik maka harga akan naik. Dengan tingginya harga (inflasi) maka untuk memenuhi permintaan tersebut produsen meningkatkan kapasitas produksinya dengan menambah tenaga kerja (tenaga kerja merupakan satu-satunya input yang dapat meningkatkan output). Akibat dari peningkatan permintaan tenaga kerja maka dengan naiknya harga-harga (inflasi) maka, pengangguran berkurang.
Menggunakan pendekatan A.W.Phillips dengan menghubungkan antara pengangguran dengan tingkat inflasi untuk kasus Indonesia kurang tepat. Hal ini didasarkan pada hasil analisis tingkat pengangguran dan inflasi di Indonesia dari tahun 1980 hingga 2005, ternyata secara statistik maupun grafis tidak ada pengaruh yang signifikan antara inflasi dengan tingkat pengangguran.

Thursday, April 21, 2011

Indonesia Incar Dana Penanganan Iklim « REDDandRightsIndonesia



sumber : kompas.com

21 April 2011

Indonesia berupaya mendapatkan dana yang dapat digunakan untuk menangani dampak perubahan iklim yang saat ini tengah diincar oleh dunia. Saat ini, setidaknya negara-negara kelompok 20 ekonomi terbesar di dunia (G20) telah menghimpun dana sekitar 30 miliar dollar AS untuk menangani dampak perubahan iklim dunia.

Menurut Menteri Keuangan Agus Darmawan Wintarto Martowardojo, isu perubahan iklim mendapatkan tempat utama dalam pertemuan tingkat menteri keuangan G20 di Washington, Amerika Serikat, pada 16-17 April 2011. Dampak perubahan iklim juga dibahas dalam pertemuan tahunan Bank Dunia yang disisipkan dalam pertemuan tingkat menteri keuangan G20 tersebut.

“Kami membahas masalah Dialog Bali (pertemuan yang menggali upaya memitigasi perubahan iklim yang ekstrim). Di situ semua negara berpartisipasi untuk bagaimana mengatasi perubahan iklim. Kami juga mencari cara, bagaimana supaya pada tahun 2020 ada penghimpunan dana hingga 100 miliar dollar AS untuk mengatasi dan menjawab isu-isu perubahan iklim,” ungkap Agus, Kamis (21/4/2011) di Jakarta.

Sebelumnya, Indonesia mendapat pinjaman sebesar 200 juta dollar AS dari Agence Francaise de Development (AFD) dalam rangka Climate Change Program Loan yang akan digunakan untuk mendukung Rencana Kerja Nasional mengataskan perubahan iklim.

Penandatanganan perjanjian pinjaman itu dilakukan pada 25 November 2008 di Jakarta antara Presiden Direktur AFD Jean-Michel Severino dengan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Departemen Keuangan Rahmat Waluyanto, disaksikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Wakil Duta Besar Prancis Yean-YVes Roux.

Pinjaman ini harus mendukung rencana kerja Indonesia dalam mengataskan perubahan iklim dan membantu implementasi target dan tindakan yang sudah disepakati dalam bentuk matriks kebijakan selama tiga tahun.

Untuk program ini, AFD menjadi partner Japan International Cooperation Agency (JICA) yang sudah memberi pinjaman sebesar 300 juta dollar AS kepada pemerintah Indonesia. Selain itu, AFD akan mendanai dalam bentuk hibah bantuan teknis bertarget untuk Departemen Perindustrian terkait efisiensi energi di industri semen dan baja, dan untuk Departemen Kehutanan mengenai studi kelayakan, pasar green carbon berskala kecil dan metodologi perencanaan tata ruang.


LAPORAN KEUANGAN INTERN DAN SEGMEN | green_marooy



            Untuk beroperasi secara efektif, manajer harus mempunyai informasi sebanyak-banyaknya yang tersedia baginya yang melebihi dari informasi yang diberikan oleh laporan rugi-laba semata. Beberapa jenis produk dapat menguntungkan dan beberapa lainnya tidak dapat memberikan keuntungan, beberapa daerah penjualan mungkin mempunyai komposisi penjualan yang buruk atau mungkin mengabaikan kesempatan penjualan, atau beberapa divisi produksi mungkin tidak efektif menggunakan kapasitas dan sumber daya mereka. Untuk membuka masalah ini manajer membutuhkan laporan yang memfokuskan pada segmen perusahaan. Segmen dapat didefinisikan sebagai setiap bagian atau setiap aktivitas organisasi yang mengakibatkan manajer perlu mencari data biaya mengenai bagian atau aktivitas organisasi tersebut. Contoh: Segmen akan meliputi daerah penjualan, divisi produksi, departemen produksi, dan jenis produk.

D.        KONSEP ALOKASI DASAR
            Laporan yang disegmen untuk kegiatan intern disajikan secara khusus dalam bentuk kontribusi. Pedoman penentuan harga pokok yang digunakan dalam penyajian laporan ini adalah sama seperti pedoman penentuan harga pokok yang digunakan dalam penyajian laporan jenis kontribusi pada umumnya, kecuali satu hal yang tidak sama yaitu terletak pada penanganan biaya tetap. Dimana biaya tetap dibagi ke dalam dua bagian pada laporan yang disegmen yaitu direct fixed cost dan common fixed cost.


Promocial - Manajemen Keuangan



Sorry, readability was unable to parse this page for content.

Wednesday, April 20, 2011

ECONOMY: Proteksi Penghasilan Penting Anda Miliki



Ilustrasi
PARA pembaca yang budiman, kesehatan merupakan satu bagian tak ternilai dari kehidupan kita. Seiring dengan pertambahan usia, semakin bertambah pula kesempatan di dalam diri kita untuk menghadapi risiko penyakit.

Bila satu peristiwa tak terduga menimpa,dan itu disebabkan oleh kesehatan yang buruk atau sakit berkepanjangan akibat kecelakaan,Anda sedang berhadapan dengan risiko keuangan yang tidak sedikit dalam menjalani aktivitas dan kewajiban rutin seharihari. Akibat menderita sakit, aktivitas pun bisa terganggu untuk kurun waktu yang panjang. Akibatnya, penghasilan rutin bulanan Anda bisa terganggu, bahkan hilang sama sekali.

Buruknya kondisi kesehatan yang disebabkan oleh penyakit atau kecelakaan bisa memaksa Anda dirawat di rumah sakit secara berkepanjangan sehingga Anda tidak bisa beraktivitas. Sesudah munculnya kemalangan tersebut, pernahkah Anda menghitung berapa lama kemudian Anda akan menghadapi kesulitan keuangan yang pelik? Sebuah penelitian di AS yang dipublikasikan oleh Life Foundation melaporkan bahwa 27 persen di antara penduduk AS yang mengalami sakit berkepanjangan akan langsung mengalami kesulitan keuangan.

Sebanyak 49 persen lainnya akan mengalami kesulitan keuangan satu bulan kemudian. Bagaimana dengan kondisi di Indonesia? Belum ada penelitian yang dilakukan di Indonesia terkait dengan hal tersebut. Namun, kita bisa membayangkan betapa rawannya kondisi keuangan masyarakat kita bila sewaktu- waktu mereka mengalami penyakit kritis atau sakit berat karena kecelakaan!

Kondisi tersebut menghambat kemampuan seseorang dalam bekerja sehingga yang bersangkutan sangat rawan kehilangan penghasilan/ pendapatan rutin setiap bulan. Faktanya, tidak ada seorang pun di antara kita yang dapat terbebas dari ancaman penyakit kritis atau sakit berat seperti itu. Sebagai seorang karyawan, misalnya, andai Anda mengalami hal seperti itu,umumnya ketentuan perusahaan mengatur penurunan jumlah gaji dari bulan ke bulan manakala Anda tidak bisa masuk kerja dalam kurun waktu yang lama.

Sudah tentu, persentase penghasilan yang berkurang itu tidak akan cukup untuk membiayai pengeluaran rutin Anda dari bulan yang satu ke bulan berikutnya. Apa yang terjadi bila sakit berkepanjangan mendera Anda yang berprofesi sebagai pekerja mandiri, misalnya sebagai artis film, dokter, penasihat hukum,pemusik,arsitek, atau desainer interior? Ketika Anda mengalami kemalangan tersebut dan hal itu mengakibatkan Anda tidak bisa bekerja, sudah tentu kondisi keuangan sangat terganggu.

Mengapa demikian? Sebagai pekerja mandiri,Anda tidak mendapatkan kompensasi penghasilan rutin per bulan dari pihak lain, layaknya karyawan, sehingga penghasilan rutin bisa langsung berkurang saat itu juga! Ketika sakit yang berkepanjangan terjadi, misalnya, dan pendapatan rutin bulanan akan drastis berkurang, bagaimana dengan biaya-biaya yang selama ini harus Anda bayar dari penghasilan bulanan?

Siapa yang akan membayar sewa rumah, cicilan kredit mobil, cicilan kredit rumah yang masih berjalan, biaya listrik, dan biaya telepon setiap bulan? Tanpa penghasilan rutin, bisa dipastikan Anda akan mengalami kesulitan keuang-an untuk menutupi beragam biaya bulanan rutin tersebut.

Manfaat Polis

Dalam rangka melindungi diri dari risiko keuangan akibat berkurang atau hilangnya penghasilan rutin per bulan karena Anda tidak bisa bekerja akibat sakit berkepanjangan, produk asuransi jiwa berorientasi “income protection” (proteksi penghasilan) hadir untuk Anda. Produk jenis ini dirancang untuk menjaga dan melindungi penghasilan rutin Anda (sebagai nasabah asuransi) sampai batas tertentu manakala Anda tidak dapat bekerja seperti biasa akibat terjadinya kecelakaan atau munculnya penyakit berkepanjangan.

Polis asuransi berjenis proteksi penghasilan ini akan bekerja untuk mengatasi masalah dan menghindarkan diri Anda sebagai nasabah dari munculnya kesulitan keuangan. Dalam hal ini perusahaan asuransi jiwa sebagai penerbit polis akan membayarkan sejumlah uang setiap bulan. Seraya Anda menunggu masa pemulihan dan terus berharap untuk bisa bekerja kembali, Anda akan menerima pembayaran rutin setiap bulan dari polis asuransi ini sehingga kondisi ini memungkinkan bagi Anda untuk memenuhi kebutuhan rutin bulanan.

Jadi, produk asuransi jiwa yang berorientasi income protection setia mendampingi Anda dalam memenuhi kebutuhan bulanan Anda.Produk asuransi jenis ini bisa menggantikan penghasilan rutin yang berkurang atau hilang manakala Anda dirawat di rumah sakit. Fitur polis berorientasi income protection yang diterbitkan perusahaan asuransi jiwa biasanya beragam dan berbeda satu dengan yang lain.

Meski demikian,umumnya polis asuransi jenis ini bisa dirancang untuk mulai memberikan pembayaran sejumlah uang tertentu sebagai pengganti penghasilan Anda kurang lebih 30â€"90 hari terhitung sejak Anda tidak bisa bekerja. Pembayaran ini bisa terus berlangsung sampai masa waktu tertentu, misalnya 12â€"24 bulan, atau segera setelah Anda dapat kembali bekerja, tergantung mana yang lebih dulu tercapai.

Untuk memastikan konsistensi penghasilan rutin bulanan di tengah munculnya risiko tak terduga akibat sakit yang berkepanjangan, pastikan diri Anda memiliki polis asuransi jiwa berorientasi income protection! Segera hubungi agen asuransi jiwa pilihan Anda! Mereka akan memberikan konsultasi dan asistensi yang profesional sehingga Anda mendapatkan produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial Anda. Selamat berasuransi.

EDDY KA BERUTU
Praktisi Asuransi dan
Ketua Departemen Pendidikan,
Pelatihan, dan Pengembangan AAJI


Mencari Solusi Keuangan....



Dahsyaaatt, aku hanya pengangguran, yg iseng2 ikut bisnis ginian,hanya dengan 180ribu aku nekat gabung,ternyata setelah aku praktekkin,aku dpt 1,3juta dalam seminggu, kerjanya santai, hanya nyebarin web replika aja kok. Jangan remehkan pengangguran, kalau ada niat pasti ada jalan, just D.U,I,T (doa,usaha,ikhtiar,tawakal)
Kunjungi Web Kami, KLIK DISINI!


SOLUSI KEUANGAN AN DA !: | Free Classifieds|Iklan Baris Gratis



Sponsored Links

ApaKah INI yang anda Inginkan Selama INI?
Anda Ingin Bebas Finansial..??
Ingin Uang Mengalir Terus ke Rekening Anda..??
Apakah Anda Ingin Memiliki Penghasilan Tanpa Batas..??
Ingin Merubah Hidup Anda Saat ini Juga..!!
Mobil Mewah ?
Rumah Mewah ?
Pendidikan Anak terjamin ?
Liburan Ke luar Negeri ?
KAMI BERIKAN SOLUSINYA _!

Website: http://web4invest.com/?id=bagjas

Iklan Baris yang Berkaitan


Tuesday, April 19, 2011

LOWONGAN KERJA BAGIAN KEUANGAN-SEJATI GROUPSEJATI GROUP



was founded in 1986. Our company is engaged in the field of Automotive One Stop Service (Gas Station, Service Station, Cafe & Restaurant), Printing, Chemical & Trading. In line with the development company, currently we require some additional staff is energetic and professional with the following qualifications:STAF/ SENIOR FINANCE (STF/ SNF)General requirements:1. Male or Female, age max. 25 years2. Education min. D2 Accounting / Financial Management with practical workexperience in Accounting or Finance (Finance) 1-2 years3. Vocational Education may be accepted on condition that no work experience inFinance / Cashier / Administration Finance & Accounting4. Used to operate the computer: MS-Word & Excel5. Thorough, neat, nimble and ready to work hard6. Willing to work shifts (there are 2 shifts)FINANCE SUPERVISOR (FS)1. Female/ Male, S1 Accounting,2. Has been working for 1-3 years in the same position.3. Hard working, independent, honest, capable and well manage of finance matters (cash flow, payment prosess, control accounts ).4. Willing to work shifts (there are 2 shifts)Should you consider yourself as a qualified candidate, please send your comprehensive resume, HP number & recent photograph by quating code to : subiantoro@sejatigroup.com
Sent from BlackBerry® on 3


Kabag Keuangan Pemko Medan Dilaor Ke Poldasu | Medankoma.com



MEDAN -Kabag Keuangan Pemerintahan Kota Medan (Pemko Medan), T Ahmad Sofian yang sebelumnya dilaporkan ke Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) oleh 3 organisasi masyarakat terkait pelangaran pasal 52 UU No.14 Tahun 2008 mengenai Keterbukaan Informasi Publik (KIP), Kamis (31/3) lalu  itu akhirnya ditindaklanjuti Dit Reskrim Sat Tipiter  (Satuan Tindak Pidana Tertentu) IV Polda Sumut, siang tadi.

Dijelaskan pelapor, Rinto Maha S.Psi selaku Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Basis Demokrasi di Mapoldasu, bahwa pelaporan tersebut dilakukan karena, Ahmad diduga mengahalang-halangi keterbukaan informasi publik, yang mana hal tersebut tercantum di pasal 52 Undang-Undang 14 Tahun 2008 tetang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

“Kita yakin efek domino terhadap laporan ini akan berdampak positif terhadap keterbukaan informasi khususnya di Kota Medan. Karena setiap pejabat publik harus mematuhi regulasi/instrumen hukum yang diatur dalam undang-undang KIP,” tegas Rinto. Untuk itu lanjut Rinto lagi, dirinya akan menguji Undang-Undang No 14 Tahun 2008 tentang KIP pada taraf implementasi aspek yuridis.

Lebih jauh dijelaskan Rinto, kalau selama ini dari Tahun 2009 hingga 2010 pihaknya telah melayangkan surat berulang kali kepada Kabag Keungan Pemko Medan untuk memberikan data APBD Pemko Medan namun tak pernah mendapatkan balasan sekalipun, hanya ucapan “tidak bisa” yang dilontarkan oleh T Ahmad Sofyan, selebihnya tidak ada penjelasan lain.

“Apa hanya DPRD saja yang bisa mendapatkan data APBD itu?, lalu masyarakat mau dikemanakan. Dengan demikian kalau ini dibiarkan terus maka tak ada lagi yang mengetahui kinerja pemerintah dalam pengunaan dana APBD.” Ungkap Rinto.

Pedahal lanjut Rinto, masih banyak hal yang harus dibenahi pemerintah Pemko Medan kedepannya. “Jangan sampai dana tersebut disalah gunakan untuk hal-hal yang sebenarnya tidak perlu dilakukan pemerintah,” tutur Rinto. Terkait Pelaporan Rinto yang dilakukan tanggal 31 Maret 2011 itu kemarin siang, Senin (18/4) dirinya telah dilakukan pemeriksaan di Unit I Sat IV/Tipiter Dit Reskrim Poldasu oleh tim penyelidik dan tim penyidik Kompol Amwizar SH.

Pemeriksaan yang berlangsung kemarin tiu kata Rinto, sudah memasuki tahap Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan para saksi. “Ini mudah-mudahan akan menjadi pelajaran bagi pihak pemerintah yang berani melangar UU No.14 Tahun 2008 agar tidak melakukannya lagi dikemudian hari.” Tegas Rinto.

Tak hanya Rinto yang melaporkan ketidak transparanan Kabag Keuangan Pemko Medan, T Ahmad Sofyan. Dia juga didukung oleh para rekannya dari Gerakan Anti Korupsi Idonesia (GAKIN), Torang Sihite Spd dan Sampang Damanik serta Ksatria Tarigan SH selaku Direktur LBH Serikat Pengacara Rakyat Sumatera Utara (SPRSU).

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hery S SH MH yang juga dimintai keterangan terkait pelaporan yang dilakukan Rinto mengatakan, akan menindaklanjutinya dan aakan sesegera mungkin memangil T Ahmad Sofyan selaku Kabag Keuangan Pemko Medan. Dirinya juga menambahkan, kalaulah pemerintahan Pemko Medan tidak mau memberikan data APBD tersebut mereka seharusnya memberikan penjelasan secara lisan kenapa hal tersebut tidak diberikan. “Kalau tidak diberikan penjelasan baik secara lisan ataupun tulisan berarti bisa saja ada dugaan masalah yang ingin ditutup-tutupi.” Ujar Hery. (JP)


Judul Skripsi Manajemen Keuangan | Hendra Wijaya



ANALISIS PENGARUH TINGKAT INFLASI, SUKU BUNGA SBI DAN NILAI KURS DOLLAR AS TERHADAP VOLUME PERDAGANGAN SAHAM PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA

ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN KOSMETIKA DI BURSA EFEK JAKARTA

Analisis Pengaruh Tingkat inflasi, Nilai Suku Bunga SBI dan Nilai Kurs Dollar AS (USD) terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Jakarta

PENGARUH TINGKAT BUNGA SBI, NILAI KURS DOLLAR AS, DAN TINGKAT INFLASI TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG)

PENGELOLAAN MODAL KERJA SEBAGAI SARANA UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PENGGUNAAN DANA PADA PERUSAHAAN GAPLEK CHIP “BINTANG JAYA” DI KABUPATEN REMBANG JAWA TENGAH

PENGARUH VOLUME PENJUALAN SAHAM DAN TINGKAT SUKU BUNGA SBI TERHADAP HARGA SAHAM (Studi Pada Perusahaan Tekstil Yang Go Public Di Bursa Efek Jakarta)

ANALISIS BIAYA KUALITAS PADA PERUSAHAAN PT. INDUSTRI SANDANG NUSANTARA (PERSERO) UNIT LAWANG

ANALISA BREAK EVENT SEBAGAI DASAR KEBIJAKSANAAN PENETAPAN HARGA YANG TEPAT DALAM MENGOPTIMALKAN PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN MAYA MUNCAR DI KABUPATEN BANYUWANGI

PENGARUH KINERJA KEUNGAN PERUSAHAAN TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN AIR MINERAL YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA

PENGARUH KUANTITAS PENAWARAN SAHAM, UMUR PERUSAHAAN, UKURAN PERUSAHAAN, NILAI PENAWARAN SAHAM TERHADAP RETURN AWAL DAN RETURN SESUDAH IPO PADA PERUSAHAAN YANG GO PUBLIC DI BEJ

ANALISIS PENGARUH TINGKAT INFLASI, SUKU BUNGA SBI DAN NILAI KURS DOLLAR AS TERHADAP VOLUME PERDAGANGAN SAHAM PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA

ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN KOSMETIKA DI BURSA EFEK JAKARTA

Analisis Pengaruh Tingkat inflasi, Nilai Suku Bunga SBI dan Nilai Kurs Dollar AS (USD) terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Jakarta

PENGARUH TINGKAT BUNGA SBI, NILAI KURS DOLLAR AS, DAN TINGKAT INFLASI TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG)

PENGELOLAAN MODAL KERJA SEBAGAI SARANA UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PENGGUNAAN DANA PADA PERUSAHAAN GAPLEK CHIP “BINTANG JAYA” DI KABUPATEN REMBANG JAWA TENGAH

PENGARUH VOLUME PENJUALAN SAHAM DAN TINGKAT SUKU BUNGA SBI TERHADAP HARGA SAHAM (Studi Pada Perusahaan Tekstil Yang Go Public Di Bursa Efek Jakarta)

ANALISIS BIAYA KUALITAS PADA PERUSAHAAN PT. INDUSTRI SANDANG NUSANTARA (PERSERO) UNIT LAWANG

ANALISA BREAK EVENT SEBAGAI DASAR KEBIJAKSANAAN PENETAPAN HARGA YANG TEPAT DALAM MENGOPTIMALKAN PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN MAYA MUNCAR DI KABUPATEN BANYUWANGI

PENGARUH KINERJA KEUNGAN PERUSAHAAN TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN AIR MINERAL YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA

PENGARUH KUANTITAS PENAWARAN SAHAM, UMUR PERUSAHAAN, UKURAN PERUSAHAAN, NILAI PENAWARAN SAHAM TERHADAP RETURN AWAL DAN RETURN SESUDAH IPO PADA PERUSAHAAN YANG GO PUBLIC DI BEJ

ANALISA KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN ASURANSI (PT. ASURANSI HARTA AMAN PRATAMA Tbk, PT. ASURANSI RAMAYANA Tbk, PT. LIPPO INSURANCE Tbk) YANG GO PUBLIC DI BEJ

Analisis Pengaruh inflasi, tingkat bunga SBI dan Nilai Kurs Dollar AS terhadap Indeks Harga Saham Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta

ANALISIS PORTOFOLIO RESIKO UNTUK PEMILIHAN PORTOFOLIO YANG OPTIMAL PADA PERUSAHAAN LQ-45 DI BEJ DENGAN PENDEKATAN MARKOWITZ

Pengaruh Kinerja Keuangan Perusahaan Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Farmasi Yang Terdaftar Di BEJ (Studi pada PT. Kalbe Farma Tbk., PT. Kimia Farma Tbk., dan PT. Tempo Scan Pasifik Tbk)

PENGARUH KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN ROKOK YANG TERDAFTAR DI BEJ

PENGELOLAAN KAS YANG TEPAT UNTUK MENJAGA LIKUIDITAS PADA PERUSAHAAN PT. INDUSTRI SANDANG II (PERSERO) UNIT PATAL LAWANG MALANG

PENILAIAN KINERJA KEUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN ANALISA RATIO KEUANGAN PADA PERUSAHAAN PERKEBUNAN YANG GO PUBLIC DI BEJ

ANALISIS PERBEDAAN RASIO PROFITABILITAS SEBAGAI KINERJA USAHA PERUSAHAAN JASA TELEKOMUNIKASI SEBELUM DAN SESUDAH GO PUBLIC DI BURSA EFEK SURABAYA

PERBANDINGAN ANTARA ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DENGAN RETURN ON ASSETS (ROA) DALAM MENILAI KINERJA PERUSAHAAN (Studi Kasus Pada Perusahaan Semen Yang Go Public di Bursa Efek Jakarta)

Disalin dari sini tanggal akses 19 april 2011 pukul 19:43 wita

Baca Juga Artikel Ini :
  • Judul Skripsi Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan
  • Judul Skripsi Manajemen Sumber Daya Manusia II
  • Judul Skripsi Manajemen Sumber Daya Manusia I
  • Judul Skripsi Manajemen Operasional
  • Judul Skripsi Manajemen Pemasaran IV
  • Judul Skripsi Manajemen Pemasaran III
  • Judul Skripsi Manajemen Pemasaran II
  • Judul Skripsi Manajemen Pemasaran I


Video Tutorials

Monday, April 18, 2011

DASYAT!!! SOLU SI KEUANGAN…MELALUI REKENING ANDA ...



DASYAT!!! SOLU SI KEUANGAN…MELALUI REKENING ANDA!!!! ,.

April 18th, 2011 | by tdomf_5d323 |

Ini solusi masalah keuangan anda melalui internet Walaupun anda sebagai Pemula ini baru gabung aja dapat bonus Rp 200.000 ke account anda, hanya tinggal input saja di internet mau dimana saja dan kapan ada waktu luang 20 m enit.Terbukti dan Nyata. â€"

Dikirim Oleh: agus, bandung, gustiaman68@gmail.com | Kunjungi Website

Tags: , ,


Pemerintah Akan Bertemu China



Pemerintah Indonesia akan bertemu Pemerintah China untuk membahas kembali perjanjian perdagangan bebas kedua negara. //

Sunday, April 17, 2011

Tugas Komputer Lembaga Keuangan Perbankan




Tugas Analisis Laporan Keuangan 5, Riris Hilda Theresia, 3DA01 ...



[unable to retrieve full-text content]

Pada Laporan Keuangan PT. Bank Kesawan mengalami perubahan secara signifikan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2006, rasio CAR sebesar (9,43) namun pada tahun 2007 dan 2008 mengalami peningkatan sebesar (10,36) (10,43). ...

READY ORDER | BMT Albarkah - Menjaga Semua Transaksi Keuangan Anda ...



Daftar perintah via SMS / Yahoo Messenger :

1. SMS Center No : 0899-685-2108

2. ID YM BMT : trx_albarkah@yahoo.com

Daftar YM anda ketik : Y.<PIN>.<YTRX>.<YahooID>

Contoh : Y.666.YTRX.rudi@yahoo.com / Y.666.GTRX.rudi@yahoo.com

Ket: YTRX => daftarin
GTRX => Ganti

Kirim ke SMS center


* Cek Saldo : S.<pin>,

contoh : S.9900


* Ganti Pin : G.<pin baru>.<pin lama>,

contoh : G.5678.9900


* Pengisian Pulsa : <nominal dlm ribuan>.<no.yg diisi pulsa>.<pin> ,

contoh : 25.0815234567.9900


* Cek Rekap Transaksi : L.<thn bln tgl>.<pin> ,

contoh : L.20040415.9900


* Konfirmasi / komplain Transaksi : K.<no.HP yang diisi >.<isi komplain>,

contoh : K.08151234567. pulsa belum masuk


* Pembayaran Listrik / Telkom :

BAYAR.PLN.idpelanggan.PIN

kemudian di kirim dan akan mendapat reply informasi jumlah yang harus di bayar.

contoh reply : PLN.5510001234567.175000

reply itu kemudian di forward dengan menambahkan kata SETUJU.PIN

Contoh : SETUJU.PIN. PLN.5510001234567.175000.HPpelangganPLN/email

forward ke gateway transaksi untuk melakukan pembayaran PLN, HP pelangganPLN adalah no hp yang membayar, karena akan mendapat konfirmasi pembayaran atau bisa juga berisi email.

BAYAR.TELKOM.Kode Area+Tlp.PIN

dikirim ke gateway transaksi, dan akan mendapat reply informasi jumlah yang harus di bayar.

contoh reply : TELKOM.067155245682.175000

reply itu kemudian di forward dengan menambahkan kata SETUJU.PIN

SETUJU.PIN.TELKOM.067155245682.175000.HPpelangganPLN/email

forward ke gateway transaksi untuk melakukan pembayaran TELKOM, HP pelangganTELKOM adalah no hp yang membayar, karena akan mendapat konfirmasi pembayaran atau bisa juga berisi email.
 



DASYAT!!! SOLUSI KEUANGAN…MELALUI REKENING ANDA!!!! :_



Ini solusi masalah keuangan anda melalui internet Walaupun anda sebagai Pemula ini baru gabung aja dapat bonus Rp 200.000 ke account anda, hanya tinggal input saja di internet mau dimana saja dan kapan ada waktu luang 20 menit.Terbukti dan Nyata. -;

'; var droptext = "

Bookmark This 

"; var itemdrop = document.getElementById('dropdisp326590'); itemdrop.innerHTML = droptext; //-->
Rapidleech Plugmod

Saturday, April 16, 2011

Analisis Rasio Keuangan PT BANK INTERNASIONAL INDONESIA(BII) Tbk



Analisis Rasio menurut Permodalan PT BANK INTERNASIONAL INDONESIA(BII) Tbk
Permodalan pada Bank PT BANK INTERNASIONAL INDONESIA(BII) Tbk, pada tahun 2007, 2008 dan tahun 2009 berdasarkan CAR (Capital Adquency Ratio). Dengan memperhitungkan risiko kredit dan risiko pasar mengalami penurunan pada tahun 2007 ke tahun 2008 menjadi 93,11. Tetapi permodalan tersebut mengalami penurunan kembali pada tahun 2009 sebesar 1,32. Sedangkan aktiva tetap terhadap permodalan dari tahun ke tahun semakin menurun pada tahun 2007 sebesar dan tahun 2008 sebesar 18,13 dan pada tahun 2009 sebesar 16,51.
Analisis Kualitas Aktiva
Analisis rasio aktiva dari tahun 2007 ke tahun 2008 menurun sampai 30,56. Dan pada tahun 2008 ke tahun 2009 mengalami kenaikan sebesar 64,61 yang di sebabkan oleh pemenuhan PPA produktif.
Rentabilitas
Analisis rasio rentabilitas dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang sangat baik dari tahun 2007-tahun 2009 (107,97-114,76-120,01).
Likuiditas
Analisis rasio likuiditas tidak jauh berbeda dengan analisis rasio rentabilitas, yaitu mngalami peningkatan.
Kepatuhan (Compliance)
Analisis rasio Kepatuhan (Compliance) dalam GWM (Giro Wajib Minimum) mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2007 ke tahun 2008 mengalami penurunan sebesar 7,57. Dan tahun 2008 ke tahun 2009 turun secara drastis menjadi 9,77. Sedangkan dalam PDN (Posisi Devisa Netto) berbanding terbalik, yaitu mengalami peningkatan. Pada tahun 2007 ke 2008 meningkat sebesar 6,1. Dan pada tahun 2008 ke 2009 meningkat sebesar 0,43.
data tersebut berdasarkan data analisis keuangan BANK INTERNASIONAL INDONESIA Tbk yang saya ambil dari link dibawah ini:


http://www.bi.go.id/biweb/Templates/Statistik/Default_Bank_Umum_Konvensional_ID.aspx?NRMODE=Published&NRNODEGUID=%7b8A0A6BEC-8EE0-4C24-B82C-351AECB063BB%7d&NRORIGINALURL=%2fweb%2fid%2fPublikasi%2fLaporan%2bKeuangan%2bPublikasi%2bBank%2fBank%2fBank%2bUmum%2bKonvensional%2fdefault%2ehtm%3fJkWaktu%3dtriwulanan&NRCACHEHINT=Guest&JkWaktu=triwulanan

NB: Harap periksa kembali laporan keuangan tersebut. karena hanya itu yang saya tahu.
Terimakasih


BLOG PUJI RAHAYU: ALIRAN KEUANGAN GLOBAL



NAMA : PUJI RAHAYU NINGSIH
NPM : 10208963
KELAS : 3EA10

ALIRAN KEUANGAN GLOBAL

Latar Belakang Masalah

Sistem keuangan global (GFS) adalah sistem keuangan yang terdiri darilembaga dan regulator yang bekerja pada tingkat internasional, sebagai lawan dari mereka yang bertindak pada tingkat nasional atau regional . Para pemain utama adalah lembaga-lembaga global, seperti Dana Moneter Internasional dan Bank for International Settlements, lembaga nasional dan departemen pemerintah, misalnya, bank sentral dan kementerian keuangan , lembaga-lembaga swasta yang bekerja pada skala global, misalnya, bank-bank dan hedge fund , dan regional lembaga, misalnya, zona Euro .
Pembahasan

Pada saat itu juga B sedang memerlukan uang, maka B pun pergi ke Bank Siti untuk meminjam uang sebesar 10juta. Dalam hal ini, Bank Siti membebani B dengan bunga pinjaman. Biasanya bunga pinjaman lebih besar daripada bunga bank, dan selisihnya disebut dengan Interest Spread (keuntungan Bank). Maka pihak B pun memiliki tanggungan kepada Bank Siti sebesar 10juta, tetapi Bank Siti tidak bisa menanggung semua kerugian yang akan terjadi bila suatu hari B mengalami koleps. Bank Siti kemudian mengajak pihak lain untuk bersama-sama menanggung sisa resiko B. Pihak tersebut adalah Asuransi XYZ, dengan membayar premi sebagai tanda keanggotaan asuransi. Asuransi XYZ tidak sanggup menanggung kerugian sebesar 10juta, untuk itu asuransi XYZ bekerja sama dengan asuransi KLM yang biasa disebut Reasuransi. Asuransi XYZ hanya mampu menanggung 2,5juta dan sisanya ditanggung oleh asuransi KLM. Sama halnya dengan Asuransi XYZ, Asuransi KLM tidak mampu menanggung kerugian sebesar 7,5juta bila B jatuh bangkrut. Asuransi KLM hanya mampu menanggung 3juta, sehingga Asuransi KLM pun bekerjasama dengan Asuransi DEF, kerjasama ini biasanya disebut dengan Refrocussi. Asuransi DEF hanya menyanggupi untuk menanggung kerugian sebesar 4,5juta.
Disamping itu, PT ZKY mempunyai sebuah perusahaan khusus untuk selalu memantau keadaan saham di BEI. Perusahaan khusus itu adalah CLBK.


Friday, April 15, 2011

UPI Lakukan Penyegaran Pejabat Baru | Kabar UPI



Bandung, UPI

Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Dr. H. Sunaryo Kartadinata, M.Pd. menyatakan, pejabat baru di lingkungan UPI perlu mempelajari hal teknis serta kultur yang berbeda secara cermat agar tidak terpaku dalam pekerjaan rutin keseharian. Mereka perlu memiliki komitmen yang tinggi dengan tetap hadir secara fisik sehingga dapat memantau, mengendalikan kebijakan hingga masalah teknis operasional.

“Reposisi ini adalah langkah mendorong apa yang harus dilakukan di posisi masing-masing. Ini harus dilakukan agar di masa depan yang semakin kompleks dengan adanya persaingan dalam mengambil kepercayaan publik dapat dibangun, dipelihara dan diwariskan,” kata Rektor saat melantik para pejabat di lingkungan UPI di Balai Pertemuan UPI, Kamis (14/4/2011).

Prof. Sunaryo menegaskan, “Saya percaya bahwa para pejabat akan melaksanakan pekerjaan sebaik-baiknya dalam melaksanakan tugasnya masing-masing. Ini adalah upaya untuk mereposisi secara luas dan komprehensif dalam menghadapi dinamika dan struktur universitas. Bagi pejabat baru hal ini merupakan kepercayaan tersendiri untuk mengembangkan tanggung jawab, sebagai momentum untuk meningkatkan kinerja. Bagi LPPM ini adalah sebagai manuver UPI adalah merupakan penyatuan dari penelitian dan pengabdian kepada masyarakat butuh pembenahan dalam kontrol fungsi internalnya dalam meningkatkan kemampuan.”

Para pejabat yang diangkat berdasarkan SK Rektor No. 2411/UN40/KP/2011 pada 11 April 2011 tersebut adalah:

1. Dr.rer.nat. H. Asep Supriatna, M.Si sebagai Kepala Divisi Rekruitmen Mahasiswa Baru Direktorat Akademik.

2. Taryana Sutisna, S.H. sebagai Kepala Seksi Hukum Perdata Sekretariat Universitas

3. Dra. Hj. Liris Raspatiningrum sebagai Kepala Divisi Layanan Akademik Direktorat Akademik

4. Drs. Beni Yusmal sebagai Kepala Divis K3 Sekretariat Universitas

5. Sahroni, M.Pd sebagai Kepala Divisi Pembinaan Organisasi dan Kampus Direktorat Perencanaan dan Pengembangan

6. Yuda Sukmawan, S.Sos, M.Pd sebagai Kepala Divisi Rekrutment dan Pengembangan SDM

7. Dra. Henny Sumartini M sebagai Kepala Divisi Pengembangan Pembinaan Organisasi dan Kampus Direktorat Perencanaan dan Pengembangan

8. Aep Saepul Munigar, S.Pd sebagai Kepala Seksi Keuangan dan SDM FPEB

9. Rukman, S.Pd sebagai Kepala Seksi Keuangan dan SDM SPs

10. Nandang, S.IP sebagai Kepala Seksi Keuangan dan SDM UPI Kampus Serang

11. Hj. Sri Utami, S.Pd sebagai Kasubag, Aset, Fasilitas dan TIK UPI Kampus Sumedang

12. Atang Andiwijaya, S.Pd sebagai Kasubag, Aset, Fasilitas dan TIK UPI Kampus Purwakarta

13. Agus Mawan Giarto, S.Pd sebagai Kasubag, Aset, Fasilitas dan TIK UPI Kampus Serang

14. Tuti Herawati, S.Sen sebagai Kepala Seksi Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan FPEB

15. Wahyudin, S.IP sebagai Kepala Seksi Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan UPI Kampus Tasikmalaya

16. Siti Aisyah, S.Sos sebagai Kepala Seksi Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan UPI Kampus Purwakarta

17. Sri Rohati, S.Pd sebagai Kasubag Penghapusan/Konversi Biro Aset dan Fasilitas

18. Akhmad Kustiwa, S.Pd sebagai Kepala Seksi Pendidikan Profesi Direktorat SDM

19. Dra. Hj. Linda Setiawati, M.Pd sebagai Kasubag. Data dan Informasi LPPM

20. Totong Budiman, S.Pd sebagai Kasubag Gedung, Jalan, dan Taman Biro Aset dan Fasilitas

21. Jaetun, S.Ag Kepala Seksi Kerumahtanggan Biro Aset dan Fasilitasi

22. Dudi Dimyati, B.A sebagai Kepala Seksi Kerumahtanggaan Direktorat Perencanaan dan Pengembangan.

23. Dr. Ikin Solikin, S.E, M.Si sebagai Kepala Divisi Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Direktorat Keuangan.

24. Drs. H. Adang Fauzi, M.Pd sebagai Kepala Bagian Pengadaan dan Penghapusan/Konversi Biro Aset & Fasilitas.

25. Drs. H.Ade Budhi Salira, M.Si sebagai Kepala Divisi Perencanaan, Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan Direktorat Perencanaan dan Pengembangan.

26. Endang, S.H sebagai Kepala Divisi Hukum Sekretariat Universitas

27. Dra. Hj. Maryati Hasan sebagai Kepala Seksi Keuangan dan SDM FPIPS

28. Dra. Hj. Teti Suryati sebagai Kepala Seksi Keuangan SDM FPBS

29. Drs. H. Jajang Saefulloh sebagai Kepala Seksi Keuangan SDM FPMIPA

30. Drs. Dasep Sukmawan sebagai Kepala Seksi Keuangan SDM FPTK

31. Drs. Enceng Heryana sebagai Kepala Seksi Keuangan SDM FPOK

32. Dra. Rohayati sebagai Kepala Seksi Sekretariat Universitas

33. Tuty Jaojah, S.H sebagai Kepala Seksi Keuangan SDM UPI Kampus Cibiru

34. Sumiarsa, S.E sebagai Kepala Seksi Keuangan SDM UPI Kampus Tasikmalaya

35. Nurimani, S.Sos sebagai Kasubag. Aset, Fasilitas dan TIK FPIPS

36. Asep Supandiman, S.Pd, M.Pd sebagai Kasubag. Aset, Fasilitas dan TIK FPBS

37. Drs. H. Aang Juangsa sebagai Kasubag. Aset, Fasilitas dan TIK FPMIPA

38. Dra. Nurhasanah, M.Ed sebagai Kasubag. Aset, Fasilitas dan TIK FPTK

39. Sunarti, S.Pd sebagai Kepala Seksi Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan FIP

40. Suharto, S.Pd sebagai Kepala Seksi Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan FPIPS

41. Drs. Ahmad Tajudin sebagai Kepala Seksi Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan FPBS

42. Drs. H. Dedy Nasyaruddien L sebagai Kepala Seksi Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan FPOK

43. Drs. H. Didin Jahidin sebagai Kepala Seksi Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan UPI Kampus Cibiru

44. Dra. Asmawati sebagai Kepala Seksi Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan UPI Kampus Serang

45. Drs. Rohman sebagai Kasubag Pengadaan Biro Aset dan Fasilitas

46. Dra. Hj. Siti Mariah sebagai Kepala Seksi Jasa Keprofesian Direktorat Akademik

47. Hj. Ida Widaningrum, S.Sos sebagai Kepala Seksi Kerumahtanggaan Direktorat Keuangan

48. Drs. Lukman Mester sebagai Kepala Seksi Kerumahtanggaan Direktorat TIK

49. Drs. H. Jajang Suwarna Kepala Seksi Kerumahtanggan Direktorat Kerjasama dan Usaha.

50. Dra. Hj. Eka Dewi Ratna Suminar sebagai Kepala Divisi Pemberdayaan, Remunerasi dan Kesejahteraan SDM Direktorat SDM

51. Drs. Endang Supriatna sebagai Kepala Divis Pembinaan Program Kemahasiswaan dan Kesejahteraan Mahasiswa Direktorat Pembinaan Kemahasiswaan

52. Drs. Asep Mohammad Somantri sebagai Kasubag, Aset, Fasilitas dan TIK FIP

53. Dadang Sujana, S.H sebagai Kepala Seksi Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan UPI Kampus Sumedang

54. Rum Astuti, S.E sebagai Kepala Seksi Keuangan dan SDM FIP

55. Drs. Atet Sahrudin Kepala Seksi Kerumahtanggaan Direktorat Pembinaan Kemahasiswaan

56. Ruhimat, S.H sebagai Kepala Seksi Kerumahtangaan Perpustakaan

57. Komarudin Sah, S.Pd sebagai Kasubag, Aset, Fasilitas dan TIK UPI Kampus Cibiru

58. Uman Rusmana, S.Pd sebagai Kasubag, Aset, Fasilitas dan TIK FPOK

59. Achdi, M.Pd sebagai Kepala Seksi Keuangan dan SDM UPI Kampus Sumedang

60. Drs. Rindang Supriyanto sebagai Kepala Seksi Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan FPMIPA

61. Harmawan, S.Pd sebagai Kasubag. Peralatan dan kendaraan Biro Aset dan fasilitas

62. Drs. Mohammad Munawar, M.Pd sebagai Kasubag, Aset, Fasilitas dan TIK UPI Kampus Tasikmalaya

63. Dr. Yadi Ruyadi, M.Si sebagai sekretaris LPPM

64. Dra. Mia Sumiarsih sebagai Kasubag. Aset, Fasilitas dan kerumahtanggaan LPPM

65. Dra. Elin Roslina sebagai Kasubag Keuangan dan Kepegawaian LPPM

66. Ir. Wiwik Widyastuti sebagai Kasubag Program Litabmas LPPM

67. Beben Rubini, S.H. sebagai Kepala Seksi Hukum tata Usaha Negara Sekretariat Universitas.  (Dewi Turgarini)


UPI Lakukan Penyegaran Pejabat Baru | Kabar UPI



Bandung, UPI

Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Dr. H. Sunaryo Kartadinata, M.Pd. menyatakan, pejabat baru di lingkungan UPI perlu mempelajari hal teknis serta kultur yang berbeda secara cermat agar tidak terpaku dalam pekerjaan rutin keseharian. Mereka perlu memiliki komitmen yang tinggi dengan tetap hadir secara fisik sehingga dapat memantau, mengendalikan kebijakan hingga masalah teknis operasional.

“Reposisi ini adalah langkah mendorong apa yang harus dilakukan di posisi masing-masing. Ini harus dilakukan agar di masa depan yang semakin kompleks dengan adanya persaingan dalam mengambil kepercayaan publik dapat dibangun, dipelihara dan diwariskan,” kata Rektor saat melantik para pejabat di lingkungan UPI di Balai Pertemuan UPI, Kamis (14/4/2011).

Prof. Sunaryo menegaskan, “Saya percaya bahwa para pejabat akan melaksanakan pekerjaan sebaik-baiknya dalam melaksanakan tugasnya masing-masing. Ini adalah upaya untuk mereposisi secara luas dan komprehensif dalam menghadapi dinamika dan struktur universitas. Bagi pejabat baru hal ini merupakan kepercayaan tersendiri untuk mengembangkan tanggung jawab, sebagai momentum untuk meningkatkan kinerja. Bagi LPPM ini adalah sebagai manuver UPI adalah merupakan penyatuan dari penelitian dan pengabdian kepada masyarakat butuh pembenahan dalam kontrol fungsi internalnya dalam meningkatkan kemampuan.”

Para pejabat yang diangkat berdasarkan SK Rektor No. 2411/UN40/KP/2011 pada 11 April 2011 tersebut adalah:

1. Dr.rer.nat. H. Asep Supriatna, M.Si sebagai Kepala Divisi Rekruitmen Mahasiswa Baru Direktorat Akademik.

2. Taryana Sutisna, S.H. sebagai Kepala Seksi Hukum Perdata Sekretariat Universitas

3. Dra. Hj. Liris Raspatiningrum sebagai Kepala Divisi Layanan Akademik Direktorat Akademik

4. Drs. Beni Yusmal sebagai Kepala Divis K3 Sekretariat Universitas

5. Sahroni, M.Pd sebagai Kepala Divisi Pembinaan Organisasi dan Kampus Direktorat Perencanaan dan Pengembangan

6. Yuda Sukmawan, S.Sos, M.Pd sebagai Kepala Divisi Rekrutment dan Pengembangan SDM

7. Dra. Henny Sumartini M sebagai Kepala Divisi Pengembangan Pembinaan Organisasi dan Kampus Direktorat Perencanaan dan Pengembangan

8. Aep Saepul Munigar, S.Pd sebagai Kepala Seksi Keuangan dan SDM FPEB

9. Rukman, S.Pd sebagai Kepala Seksi Keuangan dan SDM SPs

10. Nandang, S.IP sebagai Kepala Seksi Keuangan dan SDM UPI Kampus Serang

11. Hj. Sri Utami, S.Pd sebagai Kasubag, Aset, Fasilitas dan TIK UPI Kampus Sumedang

12. Atang Andiwijaya, S.Pd sebagai Kasubag, Aset, Fasilitas dan TIK UPI Kampus Purwakarta

13. Agus Mawan Giarto, S.Pd sebagai Kasubag, Aset, Fasilitas dan TIK UPI Kampus Serang

14. Tuti Herawati, S.Sen sebagai Kepala Seksi Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan FPEB

15. Wahyudin, S.IP sebagai Kepala Seksi Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan UPI Kampus Tasikmalaya

16. Siti Aisyah, S.Sos sebagai Kepala Seksi Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan UPI Kampus Purwakarta

17. Sri Rohati, S.Pd sebagai Kasubag Penghapusan/Konversi Biro Aset dan Fasilitas

18. Akhmad Kustiwa, S.Pd sebagai Kepala Seksi Pendidikan Profesi Direktorat SDM

19. Dra. Hj. Linda Setiawati, M.Pd sebagai Kasubag. Data dan Informasi LPPM

20. Totong Budiman, S.Pd sebagai Kasubag Gedung, Jalan, dan Taman Biro Aset dan Fasilitas

21. Jaetun, S.Ag Kepala Seksi Kerumahtanggan Biro Aset dan Fasilitasi

22. Dudi Dimyati, B.A sebagai Kepala Seksi Kerumahtanggaan Direktorat Perencanaan dan Pengembangan.

23. Dr. Ikin Solikin, S.E, M.Si sebagai Kepala Divisi Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Direktorat Keuangan.

24. Drs. H. Adang Fauzi, M.Pd sebagai Kepala Bagian Pengadaan dan Penghapusan/Konversi Biro Aset & Fasilitas.

25. Drs. H.Ade Budhi Salira, M.Si sebagai Kepala Divisi Perencanaan, Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan Direktorat Perencanaan dan Pengembangan.

26. Endang, S.H sebagai Kepala Divisi Hukum Sekretariat Universitas

27. Dra. Hj. Maryati Hasan sebagai Kepala Seksi Keuangan dan SDM FPIPS

28. Dra. Hj. Teti Suryati sebagai Kepala Seksi Keuangan SDM FPBS

29. Drs. H. Jajang Saefulloh sebagai Kepala Seksi Keuangan SDM FPMIPA

30. Drs. Dasep Sukmawan sebagai Kepala Seksi Keuangan SDM FPTK

31. Drs. Enceng Heryana sebagai Kepala Seksi Keuangan SDM FPOK

32. Dra. Rohayati sebagai Kepala Seksi Sekretariat Universitas

33. Tuty Jaojah, S.H sebagai Kepala Seksi Keuangan SDM UPI Kampus Cibiru

34. Sumiarsa, S.E sebagai Kepala Seksi Keuangan SDM UPI Kampus Tasikmalaya

35. Nurimani, S.Sos sebagai Kasubag. Aset, Fasilitas dan TIK FPIPS

36. Asep Supandiman, S.Pd, M.Pd sebagai Kasubag. Aset, Fasilitas dan TIK FPBS

37. Drs. H. Aang Juangsa sebagai Kasubag. Aset, Fasilitas dan TIK FPMIPA

38. Dra. Nurhasanah, M.Ed sebagai Kasubag. Aset, Fasilitas dan TIK FPTK

39. Sunarti, S.Pd sebagai Kepala Seksi Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan FIP

40. Suharto, S.Pd sebagai Kepala Seksi Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan FPIPS

41. Drs. Ahmad Tajudin sebagai Kepala Seksi Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan FPBS

42. Drs. H. Dedy Nasyaruddien L sebagai Kepala Seksi Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan FPOK

43. Drs. H. Didin Jahidin sebagai Kepala Seksi Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan UPI Kampus Cibiru

44. Dra. Asmawati sebagai Kepala Seksi Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan UPI Kampus Serang

45. Drs. Rohman sebagai Kasubag Pengadaan Biro Aset dan Fasilitas

46. Dra. Hj. Siti Mariah sebagai Kepala Seksi Jasa Keprofesian Direktorat Akademik

47. Hj. Ida Widaningrum, S.Sos sebagai Kepala Seksi Kerumahtanggaan Direktorat Keuangan

48. Drs. Lukman Mester sebagai Kepala Seksi Kerumahtanggaan Direktorat TIK

49. Drs. H. Jajang Suwarna Kepala Seksi Kerumahtanggan Direktorat Kerjasama dan Usaha.

50. Dra. Hj. Eka Dewi Ratna Suminar sebagai Kepala Divisi Pemberdayaan, Remunerasi dan Kesejahteraan SDM Direktorat SDM

51. Drs. Endang Supriatna sebagai Kepala Divis Pembinaan Program Kemahasiswaan dan Kesejahteraan Mahasiswa Direktorat Pembinaan Kemahasiswaan

52. Drs. Asep Mohammad Somantri sebagai Kasubag, Aset, Fasilitas dan TIK FIP

53. Dadang Sujana, S.H sebagai Kepala Seksi Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan UPI Kampus Sumedang

54. Rum Astuti, S.E sebagai Kepala Seksi Keuangan dan SDM FIP

55. Drs. Atet Sahrudin Kepala Seksi Kerumahtanggaan Direktorat Pembinaan Kemahasiswaan

56. Ruhimat, S.H sebagai Kepala Seksi Kerumahtangaan Perpustakaan

57. Komarudin Sah, S.Pd sebagai Kasubag, Aset, Fasilitas dan TIK UPI Kampus Cibiru

58. Uman Rusmana, S.Pd sebagai Kasubag, Aset, Fasilitas dan TIK FPOK

59. Achdi, M.Pd sebagai Kepala Seksi Keuangan dan SDM UPI Kampus Sumedang

60. Drs. Rindang Supriyanto sebagai Kepala Seksi Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan FPMIPA

61. Harmawan, S.Pd sebagai Kasubag. Peralatan dan kendaraan Biro Aset dan fasilitas

62. Drs. Mohammad Munawar, M.Pd sebagai Kasubag, Aset, Fasilitas dan TIK UPI Kampus Tasikmalaya

63. Dr. Yadi Ruyadi, M.Si sebagai sekretaris LPPM

64. Dra. Mia Sumiarsih sebagai Kasubag. Aset, Fasilitas dan kerumahtanggaan LPPM

65. Dra. Elin Roslina sebagai Kasubag Keuangan dan Kepegawaian LPPM

66. Ir. Wiwik Widyastuti sebagai Kasubag Program Litabmas LPPM

67. Beben Rubini, S.H. sebagai Kepala Seksi Hukum tata Usaha Negara Sekretariat Universitas.  (Dewi Turgarini)


Blog Archive

Your Ad Here